Rabu, 24 September 2025

TERESA TENG YANG PERNAH DITOLAK CHINA

Shalom, dulu Teresa Teng ditolak oleh China. Bagaimana kisahnya China bisa menerima Teresa Teng?

Kisah Teresa Teng (鄧麗君) dengan Cina (RRT) itu dramatis, bahkan mirip cerita film. Ia awalnya ditolak keras oleh pemerintah komunis Cina, tetapi akhirnya justru diangkat menjadi ikon musik yang dicintai rakyat Cina daratan.


1. Awal karier – ditolak total oleh Cina (1970-an)

  • Teresa Teng berasal dari Taiwan, yang saat itu dianggap musuh politik utama oleh RRT.
  • Lagu-lagunya terkenal dengan tema cinta dan kelembutan, sangat kontras dengan lagu propaganda komunis yang keras.
  • Di era Revolusi Kebudayaan (1966–1976):
    • Musik pop dianggap "racun spiritual".
    • Lagu Teresa disebut media komunis sebagai “Decadent capitalist music” (musik dekaden kapitalis).
    • Slogan terkenal:
      “Utara ada Deng Xiaoping, selatan ada Deng Lijun (Teresa Teng).”
  • Lagu-lagunya dilarang keras, tapi rakyat mendengar diam-diam lewat radio gelap dan kaset bajakan.

2. Titik balik – runtuhnya Revolusi Kebudayaan (1976)

  • 1976: Mao Zedong meninggal → Revolusi Kebudayaan berakhir.
  • 1978: Deng Xiaoping mulai membuka diri lewat kebijakan Reformasi dan Keterbukaan.

3. Awal diterima – pengaruh rakyat tidak bisa dibendung (1980-an)

  • Awal 1980-an, pemerintah mulai mentoleransi musik Teresa Teng.
  • Lagu-lagunya mulai diputar semi-resmi di radio dan TV.

4. Penerimaan resmi (1990-an)

  • Awal 1990-an, hubungan Taiwan–Cina mencair.
  • Teresa meninggal mendadak pada 1995 di Thailand karena serangan asma.
  • Setelah kematiannya, Cina memuji Teresa Teng sebagai “Ratu Musik Asia”.

Lagu Teresa Teng di YouTube

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

320 WNA JUDOL DI HAYAM WURUK

  Diberitakan viral kalau polisi menangkap 320 orang warga negara asing operator judi online di Jl. Hayam Wuruk Jakarta.   Hebatkah it...