Mempunyai anak memang menyenangkan sekali. Dari sejak bayi anak-anak ini sangat menyedot perhatian dan perasaan kita. Membuat para papa yang bekerja di kantor gelisah, tidak tenang karena keinginan untuk selalu disamping bayinya. Ketika kerja ingin segera pulang, ketika ada rejeki ingin dibuat menyenangkan si buah hati. Rasanya hidup papa dan mama adalah untuk sang anak.
Dari waktu ke waktu si anak semakin menyenangkan. Maka sebagai papa dan mama ingin sekali rasanya bisa menjadi tuhan yang melindungi mereka. Jika mereka sakit, ingin rasanya papa dan mama yang menggantikannya. Jika anak dimarahi guru di sekolahnya, sakit sekali rasanya hati papa dan mama. Lebih-lebih jika mereka dimusuhi teman-temannya, maka papa dan mama siap memurkai teman-temannya itu. Pendeknya, papa dan mama boleh susah tapi anak-anak jangan sampai tersentuh kesulitan.
Nah, di situlah sesungguhnya letak kekhilafan para papa dan mama. Mereka lupa bahwa anak-anak itu adalah calon manusia. Calon manusia dewasa yang harus berjuang mencari kerja, yang harus tekun melamar pekerjaan ke sana ke mari, yang harus mencari nafkah dan menghadapi persaingan yang sangat ketat, yang ketika menjadi karyawan ternyata harus menghadapi tantangan pekerjaan yang tidak mudah, yang harus siap jika sewaktu-waktu terkena PHK, yang harus mulai mencari pasangan hidup, yang harus siap putus cinta, yang jika kawin harus siap menghadapi berbagai permasalahan.
Tapi anda telah mengurung anak-anak sedemikian rupa seolah-olah anak-anak itu akan menjadi anak selama-lamanya. Anda tidak mempersiapkan mereka menjadi manusia yang seutuhnya, melainkan secara sengaja membentuk mereka menjadi manusia kerupuk yang tidak tahan menghadapi masalah.
Dan jika anda orang Kristen(Mesianik), seharusnya anda paham bahwa anda telah melawan rancangan dan kehendak TUHAN yang siapa tahu bermaksud memakai anak anda sebagai alat pilihanNYA, seperti anak muda Samuel, Daud, Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego, bahkan Timotius muridnya rasul Paulus. Mereka semua itu adalah anak-anak muda yang tangguh. Samuel adalah pendiri kerajaan Israel, Daud adalah petarung melawan binatang-binatang buas, Daniel menghadapi singa, Sadrakh, Mesakh dan Abednego menghadapi lautan api, serta Timotius yang dijadikan tangan kanan rasul Paulus. Mereka tidak mungkin bisa menjadi anak-anak muda yang hebat jika masa kecilnya diproteksi sedemikian rupa oleh papa dan mamanya.
Papa dan mama, jangan biarkan anak-anak kita tumbuh menjadi manusia kerupuk. Didiklah mereka dengan kebenaran Firman TUHAN sejak kecil. Untuk itu saya sudah menyusun seri eBook anak-anak bertema Alkitab, sebagai sarana untuk menanamkan iman yang kokoh dan melatih hati mereka sejak dini. Bacalah bersama mereka, ajaklah mereka berpikir dan berdoa, supaya mereka menjadi anak-anak muda yang tangguh, seperti Samuel, Daud, Daniel, atau Timotius yang dipakai TUHAN.
Shalom,
Puji syukur kepada Tuhan, akhirnya saya dapat menyusun tulisan-tulisan saya dalam bentuk eBook.
Tersedia bacaan dewasa yang mendalam tentang ajaran-ajaran Kristen, dan juga pelajaran rohani untuk anak-anak Anda.
Silakan lihat detailnya melalui tautan berikut.
Semua eBook tersedia dalam Bahasa Indonesia dan English Version:
SOLUSI – PERANG ROHANI SUAMI-ISTRI-ANAK
https://teroponghakekat.
Dewasa – Indonesia
https://hakekatgembala.
Anak – Indonesia (10+ tahun)
https://hakekatgembala.
Adult – English Version
https://hakekatgembala.
Children – English Version
https://hakekatgembala.
Salam hangat,
Rudy Hakekat
WhatsApp: +62 896-2994-6026
Email: rudyhakekat20@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar