Berbicara Alkitab, Alkitab terdiri dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Berbicara Perjanjian Baru itu akarnya dari Perjanjian Lama. Dan berbicara Perjanjian Lama itu permulaannya, yang awal-awal sekali adalah kitab Kejadian. Sedangkan jantungnya Perjanjian Lama adalah 5 kitab Taurat nabi Musa, yaitu Kejadian, Keluaran, Bilangan, Imamat dan Ulangan.
Nah, di dalam kitab Kejadian sekalipun untuk ALLAH disebutkan dengan kata ganti jamak; KITA, namun tidak pernah diperincikan siapa saja yang selain ALLAH. Maka jika YESUS dan ROH KUDUS itu sejajar, sama persis kedudukannya dengan ALLAH, membuat kitab Kejadian tidak sempurna karena tidak menyejajarkan YESUS dan ROH KUDUS dalam satu garis. Sebab gereja-gereja yang menganut paham Trinitas menempatkan Ketiganya dalam satu garis.
Di dalam pengajaran Taurat kepada bangsa Israel, hukum pertamanya dikatakan: Ul. 6:4 Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
Di situ dijelaskan bahwa ALLAH itu esa, ALLAH itu sendirian, tidak ada yang lainnya. Hanya ada keterangan esa atau satu, tanpa unsur angka tiga sebagaimana di dokrin Tritunggal – Tiga yang Satu.
Keluaran 20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
Padahal menurut Trinitas YESUS itu ALLAH, ROH KUDUS itu juga ALLAH.
Yes. 44:24 Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan; "Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit, yang menghamparkan bumi--siapakah yang mendampingi Aku? --
Di situ dijelaskan: SEORANG DIRI – SENDIRIAN. Siapakah yang mendampingiNYA? Nggak ada!
Itu soal Sesembahan; kepada siapa kita percaya, kepada siapa kita beribadah, kepada siapa paket GOJEK harus dikirimkan? Jangan sampai salah alamat! Pertanyaan pertama Driver GOJEK jika ada kiriman paket adalah: “Dikirimkan ke mana paket ini?” ALLAH yang esa atau yang Trinitas?
Lalu di kitab Kejadian juga disebutkan tentang pengudusan hari Sabat;
Kejadian 2:1 Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.
2:2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
Kemudian dimasukkan ke dalam Hukum Taurat;
Keluaran 20:8 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:
20:9 enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,
20:10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
20:11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.
Maka di manakah Alkitab menyebutkan tentang Trinitas dan perintah ibadah hari Minggu? Hari Minggu adalah hari Kebangkitan YESUS? Benar! Tapi apakah kita diperintahkan untuk menggantikan Sabat ke Minggu? Bukankah para rasul pernah berkumpul di hari Minggu? Benar! Masalah berkumpul atau ibadah jemaat di hari apa saja bukan masalah. Ibadah itu baik! Tidak ada masalah dilakukan di hari apa saja dan di jam berapa saja. Tapi hari Sabat adalah hari perhentian dari segala pekerjaan dan itu sudah ditentukan harinya, yaitu hari ketujuh: SABTU.
Di mana nggak jelasnya dan siapa yang tidak paham Alkitab?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar